Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

REVIEW BUKU METODE PENELITIAN KUANTITATIF BAB 2 (Konsep Dasar Metode Penelitian : Pendekatan Kuantitatif)


METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF:


REVIEW BUKU METODE PENELITIAN KUANTITATIF BAB 2 (Konsep Dasar Metode Penelitian : Pendekatan Kuantitatif)



PROFIL BUKU

Judul Buku : Metode Penelitian Kuantitatif

Penulis : Agung Widhi Kurniawan, Zarah Puspitaningtyas

Penerbit : Pandiv Buku

Cetakan : I

Tahun Terbit : 2016

Bab Review : Bab 2 Konsep Dasar Metode Penelitian: Pendekatan Kuantitatif

Halaman Bab : 15 Halaman


RIWAYAT KEPENGARANGAN

Buku Metode Penelitian Kuantitati ini ditulis oleh Agung Widhi Kurniawan, dan Zarah Puspitaningtyas. Untuk Dr. Agung Widhi Kurniawan, S.T.,M.M. sendiri merupakan salah satu dosen tetap di Universitas Negeri Makasar pada program studi manajemen pada S1, sedangkan Dr. Zarah Puspitaningtyas, S.Sos.,S.E.,M.Si. merupakan salah satu dosen tetap di Universitas Jember pada program studi Usaha Perjalanan Wisata pada D-3.



Rangkuman Isi BAB 2 Konsep Dasar Metode Penelitian: Pendekatan Kuantitatif

Pengertian Konsep dasar adalah suatu susunan dalam suatu pembentukan pengetahuan ilmiah dan konsep ini bersifat abstrak dan berasal dari pemikiran. Konsep dasar sangat ini sangat diperlukan untuk membuat suatu inovasi baru dalam berbagai bidang kehidupan, dan setiap ilmu memiliki konsep dasarnya tersendiri untuk membuat ilmu pengetahuan itu berbeda dari yang lain karena disebabkan oleh tujuan, objek dan ruang lingkupnya yang berbeda.

Pengertian penelitian dapat diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai suatu tujuan tertentu. pengumpulan data analisis dilakukan dengan menggunakan metode metode ilmiah, baik yang bersifat kuantitatif maupun yang bersifat kualitatif, eksperimental ataupun noneksperimental, interaktif atau noninteraktif. Metode-metode ilmiah tersebut telah dikembangkan secara intensif, melalui berbagai uji coba sehingga telah meiliki prosedur yang baku. Secara umum, tujuan suatu penelitian yaitu: (1) pemenuan, (2) pembuktian, dan (3) pengembangan. Penemuan berarti suatu penelitian bisa menemukan suatu hal atau inovasi yang baru di dalam sebuah pengetahuan, pembuktian berarti peneliti mampu membuktikan sebuah hal yang masih diragukan, dan pengembangan berarti hasil penelitian mampu memperdalam dan memperluas pengetahuan yang telah ada. 

Pada bab ini dibahas bagaimana konsep dasar suatu metode penelitian, terutama membahas bagaimana konsep dasar penelitian kuantitatif. Pembahasan awal di bab ini yaitu pada bagian pendahuluan dibahas pengertian dari suatu penelitian, jenis-jenis suatu penelitian, prosedur berjalannya penelitian, dan tujuan umum dari sebuah penelitian.

Selanjutnya pada bagian filosofi penelitian, dimana hal yang dibahas pada bagian ini yaitu pengertian dari apa itu filosofi, pengertian dan pemahaman dari apa itu filosofi  dari sebuah penelitian.

Selanjutnya pada point pengertian metode penelitian, yaitu disini membahas secara lebih mendalam pengertian dari sebuah metode penelitian, bagian bagian yang ada didalam sebuah metode penelitian, cara atau tekhnik ilmiah dalam melakukan sebuah penelitian yang dilaksanakan berdasarkan ciri-ciri keilmuan yaitu rasional, empiris dan sistematis.

Pada point selanjutnya yaitu dibahas tentang jenis-jenis penelitian dan karakteristik penelitian yang baik. Di jelaskan juga macam-macam dari jenis penelitian, muali dari pene;itian yang ditinjau dari tujuannya, penelitian di tinjau dari metodenya, dan penelitian yang ditinjau dari tingkat eksplansinya. Untuk jenis penelitian yang ditinjau dari metodenya itu terbagi lagi menjadi beberapa kelompok yaitu penelitian survey, penelitian ex post facto, peneltian eksperimen, penelitian naturalistic, policy research, action research, penelitian evaluasi, dan penelitian sejarah. Sedangkan untuk jenis penelitian yang ditinjau dari tingkat eksplansi, maka dapat dikelompokan menjadi penelitian deskriptif, penelitian komperatif, dan penelitian asosiatif. Pada point ini juga dijelaskan bagaimana karakteristik penelitian yang baik menurut sugiyono.

Selanjutnya pada point penelitian kuantitatif dan kualitatif yaitu pada point ini dijelaskan pengetian dari dua metode penelitian itu, disini dijelaskan juga hal-hal yang membedakan penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif, mulai dari bagian kejelasan unsur, langkah penelitiannya, hipotesis, desain penelitian, proses pengumpulan data, analisis data, tujuan dan target dari metode penelitian. Penjelasan itu setidaknya bisa membuat kita memahami perbedaan dari suatu metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kualitatif.

Pada point selanjutnya yaitu tahap penelitian kuantitatif, pada bagian ini dijelaskan sistematika penelitian kuantitatif mulai dari pendahuluan, tinjauan pustakan, kerangka konseptual dan hipotesis penelitian, metode penelitian, dan daftar pustakan.

Pada point selanjutnya yiitu ringkasan, yang mana pada point ini meringkas semua pembahasan yang telah dilalui sebelumnya yang dikemas secara padat dan jelas atau dengan kata lain merupakan suatu kesimpulan dari bab ini.

Point selanjutnya yaitu latihan soal, dimana point ini berisi soal soal yang mungkin bisa dijawab oleh pembaca yang bertujuan untuk menguji sejauh mana pembaca memahami materi yang telah dijelaskan sebelumnya. Dan point terakhir adalah referensi yaitu daftar tinjauan pustaka yang digunakan penulis untuk menyusun tulisan pada bab dua ini yang berjudul konsep dasar metode penelitian: pendekatan kuantitatif.


1. Pendahuluan

Kata pendahuluan ini mengakar pada kata dasar dahulu, maksudnya adalah bahwa pendahuluan ini ada dibagian terdahulu (paling awal) dari sebuah karya. Secara garis besar, bagian pendahuluan bisa dikatakan sebagai bagian perkenalan awal dengan gagasan dan materi yang disampaikan sebelum measuki bagian pembahasan yang lebih komprehensif.

Arti pendahuluan adalah bagian awal suatu teks, karya tulis, ataupun juga buku yang memuat sebuah latar belakang dari penulisan terks yersebut. Pendahuluan pada karya tulis ilmiah lebih kompleks karena selain memuat latar belakang, tetapi juga mengandung rumusan masalah dan juga tujuan penelitian. Sementara fungsi pendahuluan pada sebuah buku adalah untuk mengantarkan seorang pembaca untuk dapat memahami ataupun bisa sedikit mengetahui terlebih dahulu hal-hal apa saja yang akan dibahas dalam sebuah buku tersebut.

Begitu juga pendahuluan didalam buku ini di bab dua, pendahuluan ini menjelaskan secara singkat apa pengertian dari penelitian, maksud dari pengumpulan dan hal hal yang lainnya yang menyangkut dari sebuah penelitian. Di pendahuluan ini juga di sebutkan secara singkat tujuan dari sebuah penelitian itu seperti apa, sifat tujuan dari penelitian itu ada tiga, yaitu penemuan, pembuktian, dan pengembangan.

Kelebihan dari point pendahuluan ini menurut saya adalah penulis menyusun atau menjelaskan secara singkat dan tidak bertele-tele, sehingga para pembaca yang akan mempelajari buku ini tidak sulit untuk menemukan inti dari tujuan pembahasan pada bab 2 ini, karena di tulis secara singkat dan padat.

Kekurangan dari pendahuluan pada bab ini menurut saya adalah penulis tidak menjelaskan secara singkat maksud-maksud dari kata yang terdapat didalam pendahuluan, contohnya seperti kata eksperimental dan noneksperimental, interaktif dan non interaktif, penulis tidak mendeskripsikan maksud dari kat-kata itu sehingga menyebabkan para pembaca yang mungkin awam dengan kata-kata tersebut cukup kebingungan. Terdapat juga beberapa kata lain yang cukup asing ditelinga orang awam yang tidak dijelaskan secara singkat oleh penulis.

Kekurangan lainnya menurut saya adalah pendahuluan di bab 2 ini masih menjelaskan pengertian metode penelitian secara umum, mungkin seharusnya penulis lebih condong untuk menjelaskan pengetian metode kuantitatif dan harusnya sedikit saja didalam membahas metode kualitatif, karena sesuai judul buku ini adalah untuk membahas metode kuantitatif.


2. Filosofi Penelitian

Pengertinan filosofi penelitian adalah suatu ilmu yang menjadi penuntun untuk pelaksanaan atas pemahaman yang menjadi keyakinan tiap-tiap individu atau manusia maupun tiap-tiap kelompok. Penelitian harus dilakukan mengacu pada akar filosofisnya, dan hakikat dari sebuah filosofi adalah kebenaran yang diperoleh melalui berfikit logis, sistematis dan metodis atau dengan kata lain harus menggunakan metode.

Penelitian kuantitatif merupakan pendekatan penelitian yang mewakili paham positivisme, sementara itu penelitian kualitatif merupakan pendekatan penelitian yang mewakili paham naturalistic (fenomenologis). Untuk paham positivism sendiri adalah merupakan aliran filsafat yang dinisbahkan atau bersumber dari pemikiran Aguste Conte yang merupakan seorang folosof yang lahir di Montpellier Perancis pada tahun 1798, salah satu buah pikirannya yang sangat penting dan berpengaruh adalah tentang tiga tahapan/tingkatan cara berfikir manusia dalam berhadapan dengan alam semesta yaitu tingkatan teologi, tingkatan metafisik dan tingkatan posotif

Kelebihan pada point filosofi penelitian ini menurut saya adalah segala hal yang dibahas didalam point ini dijelaskan secara singkat padat dan jelas, seperti apa itu pengertian filosofi, bagaimana sebenarnya hakikat dari filosofi itu sendiri, pengertian dari berfikir logis itu bagaimana, pengertian dari metodis dan beberapa hal lainnya di jelaskan secara singkat padat dan jelas oleh penulis tanpa terlalu banyak kata yang bertele-tele yang mungkin bisa menyebabkan seorang pembaca apalagi pembaca yang masih awam itu kebingungan.

Kekurangan pada point filosofi penelitian ini menurut saya adalah penulis masih menjelaskan seperti apa filosofi penelitian secara umum, penulis tidak menjelaskan seperti apa filosofi penelitian untuk metode penelitian kuantitatif, sehingga pada saat saya membaca point ini seperti ada hal yang belum bisa saya dapatkan, yaitu seperti apa filosofi penelitian pada penelitian kuantitatif, bagaimana cara menerapkan filosofi penelitian di penelitian kuantitatif dan hal- hal lainnya yang berkaintan dengan filosofi penelitian di metode penelitian kuantitatif karena di point ini masih dijelaskan pengertian foilosofi penelitian secara umum yaitu di metode kuantitatif dab kualitatif.


3. Pengertian Metode Penelitian

Penelitian merupakan kegiatan taat kaidah dalam upaya untuk menemukan kebenaran dan atau menyelesaikan masalah didalam sebuah ilmu pengetahuan, teknologi dan atau kesenian. Sedangkan metode penelitian adalah merupakan cara atau teknik ilmiah yang digunakan untuk memperoleh data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.

Cara atau teknik ilmiah yang dimaksud adalah dimana kegiatan penelitian itu dilaksanakan berdasarkan ciri-ciri kelimuan, yaitu rasional, empiris dan sistematis. 

Rasional, penelitian harus dilakukan dengan upaya yang masuk akal dan dapat diterima oleh orang orang

Empiris yaitu penelitian harus berdasarkan fakta dan memilki sumber sumber yang terpercaya

Sistematis, yaitu penelitian harus dilakukan seecara terstuktur sesuai dengan langkah atau prosedur supaya dapat menjelaskan sebab akibat dari objek yang diteliti.

Pengertian metode penelitian menurut sugiyono adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan  tujuan dapat dideskripsikan, dibuktikan dikembangkan dan ditemukan pengetahuan, teori, untuk memahami, memecahkan dan mengantisipasi masalah dalam kehidupan manusia.

Metode penelitian menururt Prof. M.E Winarno adalah sebuah kegiatan ilmiah yang dilakuakn menggunakan tekhnik yang cermat dan sistematis. Sedangkan pengertian metode penelitian menurut Muhammad Nasir, metode penelitian merupakan hal yang penting untuk mencapai sebuah tujuan, serta dapat menemukan jawaban dari masalah yang diajukan.

Data yang diperoleh melalui metode penelitian disebut sebagai data empiris. Data empiris harus mempunyai kriteria yang valid, reliable dan objektif. Data valid menunjukan derajat ketepatan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek dengan data yang dikumpulkan oleh peneliti.  Data reliable berkenan dengan derajat konsistensi/keajegan data dalam interval waktu tertentu. data objektif berkenan dengan interpersonal agreement (kesepakatan antar banyak orang). Hal ini berarti semakin banyak orang yang memberikan data yang sama, maka data tersebut menjadi data yang objektif.

Menurut saya kelebihan dalam point ini adalah penulis menuliskan secara singkat, padat dan jelas apa itu pengertian dari metode penelitian, dijelaskan secara baik juga apa itu rasional, empiris, dan sistematis, dan dijelaskan juga secara singkat dan jelas apa itu valid, reliable dan objektif. Kekurangan point ini menurut saya adalah penulis tidak banyak menjelaskan pengertian dari metode penelitian kuantitatif, karena yang dijelaskan di point itu adalah pengertian metode penelitian secara umum.

Didalam point ini juga dijelaskan tujuan dilakukannya penelitian ialah untuk dapat menggunakan hasil yang diperoleh untuk menemukan teori baru, menguji (menerima atau menolak) suatu teori, serta mengembangkan teori. Teori secara sederhana itu diartikan sebagai penyataan atau statement yang sudah teruji kebenarannya.


4. Jenis-jenis penelitian dan karakteristik penelitian yang baik

Jenis-jenis dari penelitian memang sangat banyak dan beragam, hal itu tergantung pada tujuan, bidang ilmu, tempat, tingkat eksplansi dan lain sebagainya. Adapun pengertian jenis-jenis penelitian menurut ahli adalah sebagai berikut :

a. Sugiyono

Menurut sugiyono, penelitian berdasarkan tingkat eksplansinya atau tingkat kejelasannya dapat digolongkan sebagai sebagai berikut :

Penelitian deskriptif

Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variable mandiri, baik satu variable atau lebih tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variable lain.

Penelitian komparatif

Penelitian komparatif adalah suatu penelitian yang bersifat membandingkan. Disini variabelnya masih sama dengan variable mandiri tetapi untuk sampel yang lebih dari satu atau dalam waktu yang berbeda.

Penelitian asosiatif

Penelitian asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh atauoun juga hubungan antara dua variable atau lebih. Penelitian ini mempunyai tingkatan tertinggi dibandingkan dengan deskriptif dan komparatif karena dengan penelitian ini dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi menjelaskan, meramalkan dan mengontrol suatu gejala.

Untuk jenis jenis penelitian bisa dikelompokan pada penelitian yang ditinjau dari tujuan, penelitian ditinjau dari metode, penelitian ditinjau dari tingkat eksplansi, dan penelitian yang ditinjau dari jenis data dan analisis.

Untuk penelitian yang ditinjau dari tujuannya dikelompokan menjadi penelitian terapan yang bertujuan untuk menerapkan, menguji, dan mengevalusai masalah masalah praktis sehingga bermanfaat bagi kepentingan manusia, dan penelitian murni atau dasar yang merupakan cara memahami organisasi secara mendalam yang bertujuan untuk mengembangkan teori dan tidak terfokus pada kegunaannya.

Untuk penelitian yang ditinjau dari metodenya yaitu terdiri dari penelitian survey  yang diarahkan untk mengetahui data dari berbagai sampel yang diambil dari sebuah populasi yang dapat dilakukan pada populasi skala besar maupun sekala kecil, selanjutnya yaitu penelitian ex post facto yang diarahkan untuk mempelajari suatu peristiwa yang harus diamati dari awal mempelajari masa lalu untuk mengetahui penyebab terjadinya peristiwa tersebut, selanjutnya penelitian eksperimen yaitu suatu penelitian yang dikontrol atau diamati secara ketat untuk mengetahui pengaruh variable tertentu terhadap variable lain, selanjutnya variable naturalistic yaitu suatu penelitian yang harus mengamati suatu objek secara alami atau bisa juga disebut secara kualitatif, selanjutnya penelitian action research yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan suatu efisiensi di dunia kerja akan berjalan efektif dan efisien tapi dapat mempercepat jalannya suatu produksi. Selanjutnya ada policy research yaitu sebuah peneltian yang bertujuan untuk membuat seorang pucuk pimpinan atau sebuah pemegang kebijakan untuk membuat kebijakan yang efektif dan efisien, selanjutnya penelitian evaluasi yaitu sebuah penelitian yang membandingksn suatu keputusan dengan suatu kejadian ataupun kegiatan, selanjutnya penelitian sejarah yaitu sebuah penelitian yang menganalisis hal-hal atau kejadian yang terjadi dimasa lampau.

Untuk penelitian yang ditinjau dari tingkat ekspalansinya yang seperti dijelaska diatas yaitu penelitian deskriptif, penelitian komparatif dan penelitian asosiatif.

Untuk penelitian yang ditinjau dari jenis data dan analisis dapat dikelompokan menjadi dua bagian yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif, adapun menurut sugiyono, karakteristik penelitian yab baik itu adalah  masalah dan tujuan penelitian itu dirumuskan secara jelas dan spesifik agar bisa dengan mudah dipahami oleh pembaca, selanjutnya sebuah prosedur penelitian harus dijelaskan secara terperinci, selanjutnya dalam merancang prosedur penelitian itu harus dibuat dengan teliti dan cermat sehingga dapat menemui data yang valid, reliable dan objektif,  selajutnya laporan yang dibuat peneliti harus lengkap dan sistematis, selanjutnya harus menggunakan analisis yang tepat, selanjutnya setiap data harus mendukung setiap kesimpulan dan saran penelitian, dan yang terakhir peneliti harus berintegritas tinggi agar hasil penelitiannya dapat dipercaya oleh para pembaca.


5. Penelitian kuantitatif dan kualitatif

Penelitian kualitatif termasuk penelitian yang bertujuan memahami realitas sosial, yaitu melihat dunia dari apa adanya bukan dari dunia yang seharusnya. Pada umumnya penelitian kualitatif adalah penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang lebih menuju pada aspek pengukuran dengan cara yang obyektif terhadap fenomena sosial.

a. Penafsiran Penelitian Kualitatif Menurut Para Ahli

Menurut Meleong penelitian kualitatif adalah suatu penelitian ilmiah yang bertujuan untuk memahami suatu fenomena dalam kontak sosial secara alami dengan mengedepankan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara peneliti dengan fenomena yang diteliti.

Menurut Bogdan dan Taylor (1975) menjelaskan bahwa penelitian kualitatif adalah salah satu prosedur yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan sikap orang-orang yang diamati.

Menurut Creswell mengatakan bahwa qualitaive research is an inquiry process of understanding based on distinct methodological traditions of inquiry that explore a social or human problem. The researcher builds a complex, holistic picture, analizes word, report detailed views of information, and conducts the study in a natural setting.

Menurut Strauss dan Corbin, penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang tidak dapat di peroleh dengan menggunakan prosedur-prosedur stistik atau cara-cara lain dari kuantifikasi

Menurut David Williams (1995) , penelitian kualitatif adalah pengumpulan data pada suatu latar alamiah dengan menggunakan metode ilmiah dan dilakukan oleh orang atau peneliti yang tertarik secara alami

Menurut Saryono (2010), penelitian kualitatif adalah penelitian yang di gunakan untuk menyelidiki, menggambarkan, menjelaskan, menemukan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, di ukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif.

menurut Sugiono (2011), metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat post positivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah,(sebagai lawannya eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball, tekhnik pengumpulan dengan tri-anggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif atau kualitatif dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan arti dari pada generalisasi.


b. Penafsiran Studi Kuantitatif Bagi Para Ahli

Kasiram( 2008), Penafsiran riset kuantitatif merupakan tata cara riset yang memakai proses data- data yang berbentuk angka selaku perlengkapan menganalisis serta melaksanakan kajian riset, lebih- lebih mengenai apa yang telah di teliti cermati.

Nana Sudjana serta Ibrahim( 2001), Baginya, definisi riset kuantitatif merupakan riset yang didasari pada anggapan, setelah itu didetetapkan variabel, serta berikutnya dianalis dengan memakai metode- metode riset yang valid, paling utama dalam riset kuantitatif.

Suriasumantri( 2005), Baginya, makna riset kuantitatif merupakan riset yang dicoba dengan kajian pemikiran yang sifatnya ilmiah. Kajian ini memakai proses logico- hypothetico- verifikatif pada langkah- langkah riset yang dicoba.


c. Perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif

Untuk penelitian kualitatif itu memiliki tujuan, pendekatan, subjek data, yang sudah jelas dan terperinci sejak awal, sedangkan untuk kualitatif itu kejelasan unsurnya tidak terperinci dengan jelas karena bersifat fleksibel

Penelitian kualitatif sudah mempersiapkan segala sesuatunya agar berjalan secara terstruktur dan sistematis, sedangkan kualitatif itu tidak terstruktur dan baru diketahui setelah penelitian.

Penelitian kualntitatif harus mengajukan hipotesis terlebih dahulu karena itu bersifat prediksi terhadap masalah yang akan ditelitit, sedangkan kualitatif itu tidak, karena hasil penelitiannya bersifat terbuka.

Penelitian kualitatif sudah mendesain langkah langkahnya dengan jelas, sementara kualitatif itu tidak karena bersifat fleksibel.

Dalam pengumulan data kuantitatif, proses pengumpulan data itu bisa saja untuk diwakilkan, sedangkan dalam penelitian kualitatif itu harus dilakukan secara langsung oleh peneliti.

Dalam kuantitatif, analisis data dilakukan saat semua data sudah terkumpul, sedangkan dalan kualitatif analisis data dilakukan saat pengumpulan data berlangsung.


6. Tahapan penelitian kuantitatif

Tahapan-tahapan didalam penelitian kuantitatif itu terdiri dari beberapa bagian, yang pertama yaitu pendahuluan, yang berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian dan manfaat penelitian. Bagian selanjutnya ada tinjauan yaitu menyampaikan tinjauan tinjauan pustaka yang berkaitan dengan proses penelitian.

Bagian selanjutnya ada kerangka konseptual dan hipotesis penelitian, kerangka konseptual yaitu suatu proses yang menggambarkan hubungan hubungan antar variable yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah dan hipotesis penelitian adalah jawaban sementara atau dugaan jawaban dari suatu rumusan masalah. Bagian selanjutnya adalah metode penelitian dan bagian terakhir adalah daftar pustaka.


Post a Comment for "REVIEW BUKU METODE PENELITIAN KUANTITATIF BAB 2 (Konsep Dasar Metode Penelitian : Pendekatan Kuantitatif)"