Contoh Catatan Lapangan Hasil Observasi | Cara Membuat Catatan Lapangan Hasil Observasi
CATATAN LAPANGAN
Nama Sekolah : SMPN 30 KONAWE SELATAN
Lokasi : Jalan Poros Wonua-Moramo Kec.Konda Kab. Konsel Prov. Sultra
Hari/Tanggal : Jum’at 24 September 2021
Waktu : 08:30 - 11:30
Pengamat : xxxxx
SMP NEGERI 30 KONAWE SELATAN DESA WONUA
KEC. KONDA KAB. KONSEL
1. Tentang Sekolah
SMP NEGERI 30 KONAWE SELATAN adalah salah satu satuan pendidikan dengan jenjang SMP di Wonua, Kec. Konda, Kab. Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Dalam menjalankan kegiatannya, SMP Negeri 30 KONAWE SELATAN berada di bawah naungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
SMP NEGERI 30 KONAWE SELATAN beralamat di Wonua-Moramo,Wonua, Kec. Konda, Kab. Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dengan kode pos 93374. SMP NEGERI KONAWE SELATAN menyediakan listrik untuk membantu kegiatan belajar mengajar. Sumber listrik yang digunakan oleh SMPN 30 KONAWE SELATAN menyediakan akses internet yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar menjadi lebih mudah. Provider yang digunakan SMP NEGERI 30 KONAWE SELATAN untuk sambungan internetnya adalah XL (GSM). PEMBELAJARAN di SMP NEGERI 30 KONAWE SELATAN dilakukan pada pagi. Dalam seminggu pembelajaran dilakukan selama 6 hari. SMP NEGERI 30 KONAWE SELATAN memiliki akreditasi C, berdasarkan sertifikat 40/BAP-SM/SULTRA/X/2017.
2. Identitas Sekolah
Nama Sekolah : SMP NEGERI 30 KONAWE SELATAN
No. Statistik : 201200511697
Provinsi : Sulawesi Tenggara
Kecamatan : Konda
Desa/Kelurahan : Wonua
Kabupaten : Konawe Selatan
Jenjang Pendidkan : SMP
Jalan dan Nomor : Poros Moramo
Kode Pos : 93374
Daerah : Pedesaan
Status Sekolah : Negeri
Kelompok Sekolah : Inti
Akreditasi : C
Tahun Berdiri : 2003
Tahun Beroprasi : 2003
Kegiatan PBM : Pagi/6 hari
Bangunan Sekolah : Milik Sendiri
Luas Tanah : 10.000 m
Letak Lintasan : Desa
Organisasi Penyelenggara : Pemerintah
3. Visi dan Misi dan Tujuan Sekolah
A. Visi Sekolah
Unggul dalam prestasi yang berwawasan, iptek, imtaq, dan berbudi pekerti luhur serta peduli pada lingkungan.
B. Misi Sekolah
1. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan intensif dengan pendekatan belajar tuntas.
2. Melaksanakan inovasi dalam pembelajaran.
3. Melaksanakan pengembangan SDM tenaga kependidikan
4. Melaksanakan pembinaan olahraga dan kesenian secara berkesinambungan.
5. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan media teknologi informasi komputer.
6. Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut sehingga menjadi cermin kepribadian dalam beraktifitas dan bertindak.
7. Mengembangkan kreatifitas dan sikap kesetiakawanan sosial siswa terhadap lingkungan.
8. Membina komunikasi dan koordinasi antara sekolah masyarakatdan kelompok kepentingan yang terkait dengan stakeholders.
C. Tujuan Sekolah
1) Mewujudkan peserta didik yang cerdas, terampil, dan mandiri serta berakhlak mulia.
2) Meningkatkan hasil ujian nasional dan ujian akhir sekolah.
3) Dapat diterimanya peserta didik di SMA favorit.
4) Mewujudkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa serta berakhlak mulia.
5) Terwujudnya peserta didik yang peduli terhadap lingkungan serta berpola hidup bersih dan sehat.
4. Mata Pelajaran
Mata pelajaran di SMPN 30 KONSEL terdiri dari 11 mata pelajaran yaitu :
1. Pendidikan Kewarganegaraan/PKN
2. Bahasa Indonesia
3. Bahasa Inggris
4. Mate-matika
5. Pendidikan Agama Islam
6. Seni Budaya
7. Ilmu Pengetahuan Alam/IPA
8. Ilmu Pengetahuan Sosial/IPS
9. Muatan Lokal
10. Teknologi Komunikasi dan Komunikasi/TIK
11. Baca Tulis Al-Qur’an/ BTQ
5. Susunan Organisasi Sekolah
Kepala sekolah : Subari S.Pd M.Pd
Dewan/Komite : Ali Subekan
Tata Usaha : Zainuddin
Wakil Kurikulum : Rahmawati S.Pd
Wakil Sarana Prasarana : Idatul Putra Zanur S.H
Wakil Urusan Humas : Drs. Fauzan
Wali Kelas VII A : Nuraidah S.Pd
Wali Kelas VII B : M. Mahmudah S.Pd
Wali Kelas VIII A : Haerunisa S.Pd
Wali Kelas VIII B : Herlina S.Pd
Wali Kelas VIII C : Nina S.Pd
Wali Kelas IX A : Idatul Putra Zanur S.Pd
Wali Kelas IX B : Hasriani S.Pd
Wali kelas IX C : Drs. Fauzan
6. Data Guru Sekolah
No Nama Guru Jabatan
1. Subari S,Pd M.Pd Kasek
2. Rahmawati S.Pd GT/Wakasek/Kurikulum
3. Elis Paledong S.Pd GT/Ka Perpus
4. Alima S.Pd GT/BK
5. Drs. Fauzan GT/Humas
6. Nina S.Pd GT/Kesiswaan
7. Herlina S.Pd GT
8. Hasriani S.Pd GT
9. Imryanti S.Pd GT
10. Pitrijayawati S.Pd GT
11. Idatul Putra Zanur S.Pd GT
12. M.Mahmudah N.A S.Pd GT
13. Edy Sutanto S.Pd GT
14. Nuraidah S.Pd GT
15. Asesco S.L S.Pd GT
16. Haerunisa S.Pdi GT
17. Mu Tabar S.Pd GT
18. Sugito S.Pdi GT
19. Tri Wahyuni S.Pdi GT
20. Fatra Alam S.Pd GT
21. Zainuddin TU
22. Jumiasri Naska S.Pd TU
Dilihat dari data diatas dapat disimpulkan jumlah guru tetap ada 19 orang dan Tata usaha 2 orang, yang masing-masing 12 Guru Perempuan 7 Guru laki-laki dan 2 orang laki-laki untuk tata usaha. Selain menjadi guru mereka juga merangkap jabatan juga seperti menjadi kepala perpustakaan, kesiswaan, humas, dan BK.
7. Data Siswa sekolah
VII VIII IX
A B A B C A B C
L = 15 orang
P = 11 orang L = 15 orang
P = 12 orang L = 15 orang
P = 6 orang L = 13 orang
P = 7 orang L = 11 orang
P = 8
orang L = 10 orang
P = 12 orang L = 11 orang
P = 9 orang L = 11 orang
P = 11 orang
26 orang 27 orang 21 orang 20 orang 20 orang 22 orang 20 orang 22 orang
Dapat dilihat pada tabel diatas bahwa jumlah keseluruhan siswa siswi dimulai dari kelas VII sampai kelas XI di SMPN 30 KONSEL yaitu berjumlah 177 siswa yang diantanya siswi perempuan berjumlah 76 orang dan siswa laki-laki berjumlah 101 orang.
8. Sarana dan Prasarana Sekolah
1. Sarana Sekolah
Sarana yang terdapat pada sekolah ini diantaranya adalah meja siswa berjumlah 239 buah, kursi siswa berjumlah 239 buah, meja guru berjumlah 15 buah, kursi guru berjumlah 15 buah, meja TU berjumlah 3 buah, kursi TU berjumlah 3 buah, papan tulis berjumlah 11 buah, lemari berjumlah 2 buah, komputer TU berjumlah 3 buah, Printer TU berjumlah 3 buah, mesin ketik berjumlah 1 buah, komputer 24 buah. buku pegangan guru semua mata pelajaran masing-masing 3 buah, buku pegangan siswa utuk semua mata pelajaran masing-masing 20 buah, buku penunjang semua mata pelajaran masing-masing 10 buah, alat peraga semua mata pelajaran masing-masing satu buah dan terdapat alat praktek untuk semua mata pelajaran masing-masing 1 buah terkecuali alat-alat olahraga ada beberapa alat olahraga diantaranya raket, bola kasti, bola voli, bola basket,dll.
2. Gedung
Jumlah gedung yang terdapat pada sekolah ini yaitu 3 rombel untuk kelas VII, 3 rombel untuk kelas VIII dan 3 rombel untuk kelas IX, 1 gedung untuk perpustakaan, 1 gedung untuk kantor kepala sekolah, 1 gedung untuk ruang guru, 1 gedung untuk laboratorium IPA, 1 gedung untuk laboratorium Komputer, 1 ruang untuk TU, 4 ruang untuk kamar mandi/ WC siswa, 2 ruang untuk kamar mandi/WC guru dan terdapat 6 rumah dinas, dan satu gedung untuk musholah.
9. Kegiatan Ekstrakulikuler Sekolah
Kegiatan ekstrakulikuler adalah kegiatan yang berada diluar program yang tertulis di kurikulum dan umunya pihak sekolah menyediakan waktu satu hari untuk pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan ini sangat berguna untuk pengembangan hobi, minat dan bakat siswa pada hal tertentu.
Pada SMPN 30 KONSEL ini kegiatan ekstrakulikulernya yaitu pramuka yang dilakukan pada hari sabtu dari jam 14:00- 17:00, yang diikuti oleh siswa-siswi kelas VII sampai IX.
10. Program Kerja
1. Merenovasi sejumlah kelas, kantor dan ruang guru.
2. Merenovasi ruangan laboratorium IPA dan membelikan alat-alat untuk laboratorium IPA.
3. Membangun laboratorium Komputer dan membeli komputer.
4. Membuat SK.
5. Mengatur jadwal UTS DAN UAS.
6. Menjadwalkan rapat dewan guru.
7. Megontrol guru-guru yang malas.
8. Membuat jadwal pelajaran.
9. Mengatur PBM.
HAL - HAL YANG DIAMATI
Lahan Sekolah
Gedung Sekolah
Tempat Ibadah
Halaman Sekolah
Pengelolaan Perpustakaan
Ruang Kelas
Kamar Mandi/ Toilet
Tempat Sampah
Laboratorium
Ruang UKS
Kegiatan Ekstrakulikuler
Bagian HUMAS dan Kesiswaan.
Kinerja Kepala Sekolah dan Kinerja Guru
Kedisiplinan Siswa
1. Lahan sekolah
Lahan sekolah cukup luas, namun yang menjadi masalah adalah kebnyakan lahan ini terdapat rawa, sehingga jika musim hujan datang maka sebgaian lahan akan terendam air mengingat sekolah ini berada ditengah persawahan warga sekitar.
2. Gedung Sekolah
SMPN 30 KONAWE SELATAN menurut standar sarana dan prasarana sudah memenuhi yaitu memiliki beberapa gedung diantaranya kantor, ruang kelas, laboratorium, perpustakaan. Namun, beberapa bangunan ada ada yang sudah tidak layak seperti musholah, bangun musholah tidak nampak seperti tempat ibadah melinkan seperti ruangan kosong yang tidak terurus.
3. Tempat ibadah
Musholah di SMPN 30 KONAWE SELATAN sangat jauh dikatakan sebagai tempat ibadah karena gedung musolah tidak layak, tidak ada tempat berwudhu, gedung musholah sudah mulai rusak dan kotor tidak terurus, banyak barang-barang yang tidak berguna.
4. Halaman Sekolah
Halaman sekolah SMPN 30 KONAWE SELATAN cukup luas, tetapi tidak bisa digunakan karena banyak genangan air apalagi dimusim hujan. Halaman sekolah akan terendam air. Halaman kelas tidak terurus dan banyak tanaman-tanaman yang tidak diurus. Jika dilihat bisa disimpulkan bahwa pemeliharaanya sangat kurang. Dihalaman sekolah depan juga terdapat tempat parkir namun lagi-lagi jika hujan maka tempat parkir akan rusak atau becek.
5. Perpustakaan
Ruangan perpustakaan SMPN 30 KONAWE SELATAN tidak besar, masih banyak buku-buku yang tidak tersusun dengan rapi dan masih banyak buku-buku yang tidak dipajang dalam perpustakaan dikarenakan pengelola perpustakaan kurang terampil. Ruangan yang kotor dan sempit serta tata letak buku yang tidak sesuai.
6. Ruang Kelas
Ruang kelas SMPN 30 KONAWE SELATAN terdiri dari 9 rombel yang masing-masing, 3 rombel untuk kelas 7, 3 rombel untuk kelas 8, dan 3 rombel untuk kelas 9. Ruang kelas 7 sangat tidak terurus, lantai yang kotor, bangku-bangku tidak berarturan. Untuk ruang kelas 8 lumayan bersih, dan untuk kelas 9 ruangan sangat bagus karena gedung baru.
7. Kamar Mandi/Toilet
Kamar mandi/toilet siswa terdiri dari 4 toilet, untuk toilet guru ada 2 toilet, kamar mandi/toilet sudah cukup dikatakan layak karena air juga tersedia setiap hari, dan cukup bersih.
8. Tempat Sampah
Untuk tempat sampah sangat sedikit, bahkan tidak sesuai dengan banyaknya ruang kelas, sehingga banyak sampah yang berserakan apalagi sampah dedaunan dan sampah plastik.
9. Laboratorium
Ruangan laboratorium sudah sangat memadai dan luas, namun lagi-lagi kebersihan diluar ruangan sangat tidak bagus, serta alat-alat laboratorium yang tidak ada ditempat dan ditaruh didalam gudang dengan alasan sedang pandemi.
10. Ruang UKS dan Ruang Osis
Untuk ruang UKS dan OSIS di SMPN 30 KONAWE SELATAN tidak ada, menurut kepala sarana prasarana di SMPN 30 KONAWE SELATAN ruangan tersebut belum ada dikarenakan belum adanya pengurus dan biaya untuk hal tersebut.
11. Lapangan Olahraga dan Halaman Upacara
Untuk lapangan olahraga di SMPN 30 KONAWE SELATAN belum lengkap, baru terdapat lapangan voli, untuk halaman u pacara bergabung dengan lapangan voli, untuk alat-alat olahraga pun masih kurang. Mengingat seharusnya sekolah menyediakan lapangan olahraga sebagai penunjang kegiatan olahraga maupun ekstrakulikuler.
12. Kinerja Kepala Sekolah dan Guru
Kinerja Kepala sekolah belum bisa dikatakan maksimal karena kepala sekolah jarang datang kesekolah dan untuk kinerja guru di SMPN 30 KONAWE SELATAN bisa dikatakan cukup, tidak semua guru di SMPN 30 KONAWE SELATAN mengajar setiap harinya, hanya beberapa guru yang datang untuk mengajar setiap harinya dengan alasan adanya covid-19.
13. Kedisplinan Siswa
Kedisplinan siswa di SMPN 30 KONAWE SELATAN sangat tidak disiplin, disat jam pelajaran akan dimulai masih banyak siswa yang berkeliaran di luar, ada sebagian yang berada dikantin, banyak yang melanggar tata tertib sebagian siswa tidak menggunakan pakaian seperti yang ada tata tertib sekolah. Mengenai hal ini seharusnya bagian kesiswaan bertindak sehingga siswa-siswi tidak lagi berkeliaran disaat jam-jam pelajaran apalagi keluar dari sekolah disaat jam pelajaran sedang berlangsung karna ini bisa berakibat buruk bagi siswa-siswi.
14. Humas dan Kesiswaan
Humas atau hubungan masyarakat adalah praktik mengelola penyebaran informasi antara individu atau organisasi dan masyarakat memperdalam tingkat kepercayaan publik terhadap suatu individu/organisasi.
Dalam menjalankan tugasnya humas SMPN 30 KONSEL hanya promosi mulut ke mulut tanpa adanya sosialisasi kepada masyarakat atau sekolah dasar terdekat, hal inilah yang membuat sekolah ini tidak mengalami peningkatan jumlah siswa. Ini bisa dikatan bahwa pearan dan fungsi humas belum terlaksana dengan baik.
Kesiswaan atau BK selalu berkaitan dengan siswa-siswa yang melanggar aturan tata tertib sekolah, kesiswaan dalam melaksanakan tugasnya kurang tegas karena masih banyak siswa yang melanggar aturan sekolah. Seperti membolos, dll.
Dari hal-hal yang diamati diatas dan berdasarkan observasi di SMP NEGERI 30 KONAWE SELATAN dapat ditemukan masalah yaitu: Tentang sarana dan prasarana sekolah tersebut, sekolah tersebut belum lengkap sarana dan prasarananya apalagi dalam hal pemeliharaan masih belum bisa dikatakan maksimal, hal ini berimbas pada pembelajaran disekolah terutama siswa-siswa karena kurangnya sarana dan prasarana sekolah serta pemiliharaan yang kurang maksimal terhadap saran dan prasarana.
Selanjutnya tentang kinerja kepala sekolah dan guru, menurut pengamatan dilapangan kepala sekolah jarang datang ke sekolah adapun jika datang kesekolah tidak tepat waktu, untuk kinerja guru belum bisa dikatakan maksimal karena pada saat jam belajar masih banyak siswa yang berkeliaran diluar, itu menandakan guru-guru terlambat atau bahkan tidak masuk dikelas. Hal inilah yang berpengaruh kepada prestasi belajar siswa dan motivasi belajar siswa.
Untuk humas, kegiatan yang dilakukan humas untuk bersosialisasi kepada masyarakat sangat kurang hal ini dapat dibuktikan dengan tidak adanya peningkatan dalam setiap tahun bahkan pada tahun ini jumlah siswa menurun yaitu kelas VII hanya 53 orang artinya hanya ada 2 kelas VII saja pada tahun ini, banyak masyarakat yang menyekolahkan anaknya disekolah lain dengan anggapan sekolah lain lebih baik daripada sekolah ini. Pihak-pihak sekolah tidak mau mencari kegiatan-kegiatan seperti lomba-lomba atau kegiatan lainnya, padahal jika hal ini dilakukan bisa berimbas baik karena sekolah lebih dikenal oleh masyarakat, sehingga para orang tua dengan senang hati menyekolahkan anaknya di sekolah ini.
Pada bagian kesiswaan/BK ada beberapa siswa yang bermasalah seperti tidak disiplin membolos, terlalu banyak alpa, tidak datang tepat waktu, tidak mengerjakan tugas sekolah, tidak mematuhi aturan tata tertib sekolah seperti datang tepat waktu, berpakaian rapi,dll.
VARIABEL
Pengaruh Sarana dan Prasarana Terhadap Motivasi Belajar Siswa
Variabelnya X : Sarana dan Prasarana
Variabel Y : Motivasi Belajar Siswa
Post a Comment for "Contoh Catatan Lapangan Hasil Observasi | Cara Membuat Catatan Lapangan Hasil Observasi"