Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cerpen Pendek (Cerpen) : Lembar 6 dan 7/45, Cerita Perjalanan Selama KKN (Kuliah Kerja Nyata)

 


LEMBAR 6/45

Pada hari ini, kami dari posko 112 desa Lebo Ea akan menggelar seminar program kerja guna mensosialisasikan program kerja yang akan kami laksanakan terhadap warga desa Lebo Ea, dan di harapkan barangkali ada kritik ataupun juga saran terkait program kerja yang kami buat, maka itu akan sangat bermanfaat dan akan menimbulkan sinergi antara kami mahasiswa kkn dan warga setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa Lebo Ea, seluruh perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, karang taruna dan juga Camat Poleang Tengah. 

Hal yang saya kagum dari masyarakat disini setelah pertemuan ini adalah mereka masih sangat bisa menghargai waktu dan tepat waktu, di undangan kami tuliskan jam 9 pagi, namun mereka sudah datang semua sebelum jam 9 pagi, disitu saya sangat kagum dibndingkan biasa ketika saya mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada di kota, maka seperti sudah bisa di tebak bahwa kegiatan tersebut akan molor dari waktu awalnya dan bahkan molor waktu itu sudah menjadi tradisi dan sudah diwajarkan.

Setelah melakukan seminar program kerja, kami pulang kembali ke posko untuk beristirahat, dan di sore harinya kami semua menuju rth desa Lebo Ea untuk berolahraga, di rth ini terdapat beberapa sarana olahraga yaitu lapangan futsal, lapangan bola volley dan lapangan sepak takraw. Pada sore itu Slamet dan Defri bermain futsal bersama pemuda di situ dan teman-teman perempuan yang lain bermain volley bersama ibu-ibu kampung dan kami lakukan sampai menjelang magrib. Pada saat itu juga setelah kami berbincang dengan beberpa pemuda, bahwa yang bermain dan berolahraga disini itu bukan hanya warga desa Lebo Ea saja, akan tetapi masyarakat luar desa juga ikut meramaikan bermain di rth desa Lebo Ea ini, terkhusunya masyarakat yang berasal dari desa di kecamatan Poleang Tengah yaitu Mulaeno, Poleondro dan juga Paria, dan bisa di katakana rth desa Lebo Ea ini menjadi idola bagi masyarakat poleang tengah dalam berolahraga sore. 

LEMBAR 7/45

Pada hari ini tidak ada rencana kegiatan yang akan kami lakukan, karena semua mahasiswa kkn kecamatan Poleang Tengah di arahkan untuk menuju kantor kecamatan terkait akan dilaksanakannya pemilihah koordinator kecamatan (Korcam) Poleang Tengah, jadi total 28 mahasiswa dari 4 desa yang ada di Poleang Tengah berkumpul semua di kantor kecamatan pagi itu. Disitu saya juga bertemu dengan teman-teman kelas saya yang ada di posko lain.

Dalam pemilihan korcam ini berjalan cukup lama dan a lot, bukan karena apa, melainkan tidak ada yang mau mencalonkan menjadi korcam pada saat itu, hanya ada satu orang yang bersedia mencalonkan yang berasal dari posko Paria dan itu adalah perempuan, namun ada beberapa pihak yang tidak setuju jika korcam nantinya adalah perempuan dikarenakan kondisi geografis kecamatan Poleang Tengah yang cukup luas. Untuk kami anggota posko 112 Lebo Ea memang tidak direkomendasikan untuk mencalonkan diri diakrenakan kondisi desa kami yang letaknya paling jauh di banding ketiga desa lainnya, jadi di prediksi jika korcam dari posko kami maka akan cukup menyulitkan nantinya.

Hingga akhirnya para kordes memutuskan perwakilan calon korcam dari masing-masing desa   yang ada kecuali Lebo Ea untuk dilakukan pemilihan. Dan disitu munculah beberapa nama calon korcam untuk dipilih oleh seluruh mahasiswa kkn kecamatan Poleang Tengah, dan hasil akhirnya adalah korcam terpilih dari Posko desa Paria.


Post a Comment for "Cerpen Pendek (Cerpen) : Lembar 6 dan 7/45, Cerita Perjalanan Selama KKN (Kuliah Kerja Nyata)"